SPSI : Tolak TDL & Buka Kembali Tambang Citatah

Diponegoro- ribuan massa yang tergabung dalam organisasi SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) berunjuk rasa di depan Gedung Sate selasa (28/06). Aksi ini dilakukan sesaat setelah massa HTI membubarkan diri dari unjuk rasa yang mereka lakukan sebelumnya. Para buruh yang berunjuk rasa ini berasal dari ratusan  perusahaan yang terdapat di Jawa Barat, “ Mereka berasal dari utusan setiap perusahaan” ujar Dani (32) yang selaku koordinator daerah Rancaekek.

Pada aksi kali ini para buruh menolak Penutupan tambang batu di kawasan Karst Citatah Kabupaten Bandung oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Penutupan tambang ini terjadi karena menyusul adanya.  rencana pemerintah untuk menjadikan daerah tersebut sebagai wilayah penghijauan, karena daerah ini terkena jalur hijau. “tambang ditutup, maka 10.000 orang pekerja bakal kehilangan pekerjaan, dan 40.000 orang lebih keluarga  pekerja kelaparan “ ungkap Pepet Syaiful Kalim selaku kordinator SPSI Bandung raya. Dia juga menambahkan bahwa dengan menutup tambang di kawasan Karst Citatah berarti sama saja dengan menciptakan pengangguran.”sejauh ini sudah 3.700 buruh yang telah dirumahkan”tambahnya.

Selain itu, tuntutan yang sama dengan HTI, SPSI juga menolak kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik). mereka menganggap dengan kenaikan tarif listrik ini hanya akan menyengsarakan rakyat kecil, serta akan menambah beban perusahaan, sehingga pada akhirnya akan menyebabkan para buruh terancam PHK. aksi ini akan terus dilakukan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi pemerintah. Para buruh juga mengancam jika tuntutan mereka tidak didengarkan maka mereka akan melakukan aksi mogok kerja dan akan menginap selama tiga sampai lima hari di depan Gedung Sate. selain itu mereka juga mengancam akan menutup jalan tol padalarang dan Pasteur.

Mereka juga menuntut janji pemerintah untuk menciptakan sejuta lapang pekerjaan. “katanya mau menciptakan sejuta lapangan kerja,buktinya malah yang sedang bekerja terancam PHK” ungkap Pepet dengan nada penuh emosi. Mereka para buruh berharap agar pemerintah mau mendengar aspirasi mereka, jangan hanya janji belaka.(fahrul/oki/job).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s