Harga Cabe Melambung Tinggi


Kosambi- Sebulan menjelang Ramadhan, harga-harga sembako mulai merangkak naik, terutama cabe merah dan cabe rawit. Berdasarkan pemantauan Bandung Ekspres di pasar Kosambi dan pasar CihaurGeulis kemarin (16/07), harga cabe berkisar antara empat puluh ribu hingga lima puluh ribu per-kilogramnya. Kenaikan harga cabe ini mencapai 100% hingga 120% dari harga sebelumnya.

Selain harga cabe, harga sembako lainyya juga ikut naik walaupun tidak separah harga cabe. Rata-rata kenaikannya hanya berkisar sekitar lima hingga sepuluh persen saja. seperti harga daging ayam, rempah-rempah, dan sayur-sayuran. beberapa pedagang juga mengeluhkan kenaikan harga-harga ini. mereka juga tidak mengetahui pasti penyebab naiknya harga. ” ibu mah tergantung harga disananya (tempat mengambil barangnya-red), kalau disana mahal, yaa mau gk mau disini juga naik neng…” ujar bu Iah (55) salah seorang pedagang cabe dan rempah-rempah di pasar kosambi.
Ia berharap kedepannya supaya harga-harga terutama sembako supaya tetap stabil, supaya dia tetap bisa berjualan dengan modal yang terbatas.

ita (22) salah seorang pembeli mengaku merasa sangat terbebani dengan kenaikan harga-harga sembako di pasaran. ” Mau tidak mau saya harus sehemat mungkin” uajarnya. Dia juga berharap kepada pemerintah agar menurunkan harga terutama semabako yang dibutuhkan setiap hari.

Menurut Dadan Daniswara kepala Unit Pasar Kosambi, kenaikan harga ini telah terjadi sejak dua minggu yang lalu. Hal ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga Ramadhan usai. ” kenaikan ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor cuaca, biaya pengiriman,dan semakin dekatnya bulan ramadhan” ujarnya ketika ditemui di kantornya. Menurutnya kenaikan harga ini juga berdampak kepaada sepinya pengunjung pasar, sehingga mereka lebih memilih berbelanja di warung.

Dia juga berharap kepada pemerintah agar segera mengambil tindakan supaya harga-harga dapat kembali normal seperti sediakala. Kepada para pedagang dia juga menghimbau agar tetap manjaga kebersihan, keindahan dan ketertiban pasar. “Agar pengunjung merasa nyaman” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hasan Bisri kepala Unit Pasar Cihaur Geulis. dia mengatakan kenaikan harga yang terjadi tidak secara spontan, tapi perlahan lahan semenjak dua minggu kebelakang. “saya berharap kepada pemerintah agar menstabilkan harga, karena kasihan dengan rakyat yang menanggung deritanya”ungkapnya.
(oki,fahrul/ job)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s