MAKHLUK YANG PALING LANGKA

1. Orang yang sangat jujur.
Orang yang jujur kemungkinan masih ada, namun jumlahnya mungkin sangat sedikit sekali. Tetapi apabila dilihat dari jumlah seluruh penduduk Indonesia, kemungkinan masih lebih besar dari jumlah harimau. Saat ini jujur tidak lagi dianggap menguntungkan tapi justru merugikan. Sebagai contoh seseorang yang mencuri barang orang lain ketika dia ditanya pasti ia akan menjawab dia tidak pernah mencuri. Karena jika seandainya dia mengaku jujur bahwa dia yang  mencuri maka ia akan masuk penjara atau di hokum. Di posisi inilah sebagian besar orang menganggap jujur itu tidak menguntungkan alias rugi. Oleh Karena itu orang yang jujur saat ini sangat minim jumlahnya. Padahal jelas-jelas dalam Alquran kita dianjurkan untuk berlaku jujur kepada siapapun, dan tidak pernah berbohong.

2. Uang yang benar-benar halal.
Uang yang benar-benar bersih dan halal kemungkinan termasuk langka. Hal ini disebabkan perputaran uang di jaman sekarang dengan sistem perekonomian kapitalis ditambah unsur langkanya kejujuran dalam berbisnis menjadikannya langka. Banyak uang yang halal tapi didapatkan dengan cara haram. Mungkin boleh jadi pekerjaan kita halal dan baik, tapi disisi lain ketika kita bekerja merugikan orang lain, maka uang itu akan berubah statusnya menjadi haram. Seperti contoh, jual beli adalah hal yang baik dan halal, tapi ketika kita melakukan jual beli dengan cara riba atau dengan merugikan pembeli, maka uang yang kita dapatkan menjadi haram. Terlebih untuk era saat ini yang mayoritas system perekonomian kita menggunakan system kapitalis. Padahal jelas perbedaan antara halal dengan haram di dalam Alquran. Oleh karena itu uang yqang halal menjadi barang yang cukup langka untuk saat ini.

3. Barang makanan tidak berbahan kimia buatan
Dimulai dari tahap penanaman sampai dengan pabriksasi, hampir-hampir tidak ada barang makanan yang tidak menggunakan bahan kimia buatan, kecuali barang makanan yang diolah secara tradisional di rumah-rumah dengan bahan alami dan untuk konsumsi sendiri. Mungkin selama ini kita menganggap bahwa tidak akan ada efek terhadap makanan-makanan kaleng yang kita beli, tapi zat kimia itu perlahan-lahan akan membunuh kita. Saat ini jarang sekali makanan yang tidak menggunakan bahan kimia sebagai bahan pengawet. Dan bahan pengawet itu biasanya mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Mulai dari makanan bayi, anak kecil, orang dewasa semuanya mayoritas mengandung bahan kimia. Oleh karena itu makanan yang tidak mengandung zat kimia termasuk barang yang sangat langka ditengah-tengah kita.

4. Pemimpin (birokrat, pejabat, manager, dll) yang amanah
Amanah adalah sifat yang wajib yang harus dimiliki seorang pemimpin, pemimpin apapun itu. Termasuk pemimpin dalam keluarga dan diri kita sendiri. Dewasa ini kita sering digembor-gemborkan tentang krisis kepercayaan terhadap pemimpin. Ini disebabkan oleh sikaf dari seorang pemimpi yang tidak pernah amanah terhadap apa yang telah dipercayakan kepadanya. Mulai dari pemimpin keluarga, pemimpin desa, pemimpin daerah, sampe ketingkat tertinggi skalipun presiden yang memimpin rakyatnya.
Sistem politik yang ada ditambah hubungan antara pihak pemerintah dan swasta yang memungkinkan untuk korup menjadikan pemimpin yang amanah (jujur dan bertanggung jawab) termasuk langka.
5. Orang yang taat peraturan

“Peraturan dibuat adalah untuk dilanggar” itulah salah satu ungkapan yang terlalu sering kita dengar. Sehingga pada kenyataannya memang benar itu yang terjadi. Peraturan hanya merupakan formalitas yang tertulis diatas kertas, tapi jarang yang benar-benar diaplikasikan. Mulai dari siswa sekolah yang telat dating kesekolah, guru yang suka bolos, mahasiswa yang tidak patuh sampai dosen yang tidak disiplin. Mulai dari pengguna jalan sampai ke petugas keamanan.
Di zaman ketika kecepatan dan kemudahan menjadi ukuran, maka orang yang tidak taat peraturan dan ingin mengambil jalan pintas semakin banyak, sehingga orang yang taat dengan peraturan termasuk langka.
6. Pelajar atau mahasiswa tidak nyontek
Menyontekketika ujian adalah kebiasaan yang jelek bagi pelajar ataupun mahasiswa. Cara belajar yang keliru dan pergaulan yang lebih banyak hura-hura dan bermain membuat sebagian besar pelajar dan mahasiswa kehilangan kepercayaan diri dan cenderung memilih menyontek dari pada dapat rapor jelek atau tidak lulus skripsi. Sekarang ini menyontek sudah menjadi rahasia umum, bahkan justeru sebaliknya orang yang tidak mau mencontek dalam ujian dianggap sok pintar. Mungkin inilah yang menyebabkan kualitas sumber daya manusia terutama di Negara kita rendah disbanding Negara-negara lain.

7. Orang yang dermawan
Orang yang dermawa bukanlah orang yang kaya, tapi orang yang dermawan adalah mereka yang mau membantu sesame ketika orang lain sedang membutuhkan. Berapa banyak orang kaya di Negri ini, tapi apakah mereka peduli dengan kondisi saudara-saudaranya yang hidup serba kekurangan, yang setiap hari harus banting tulang demi sesuap nasi, yang setiap hari harus mengais tong sampah demi menafkahi keluarga. Mungkin juga dikarenakan kondisi perekonomian makro maupun mikro yang mulai sulit, membuat sebagian besar orang mengalami krisis kepedulian dan kedermawanan. Walaupun membantu biasanya minta diumumkan kepada orang banyak, disiarkan televisi atau masih memberi tapi dengan muka masam. Oleh karena itu orang yang dermawa termasuk barang yang langka di muka bumi ini.

8. Petani
Bertani adalah merupakan pekerjaan yang mulia setelah berdagang. Karena tanpa petani kita tidak akan bisa hidup mungkin. Orang merasa gengsi denga profesi sebagai petani. Padahal petani adalah sumber dari segala apa yang kita makan saat ini.  Sebagian besar generasi muda di pedesaan lebih memilih berangkat ke kota untuk mengadu nasib mencari pekerjaan, bahkan ada yang rela harus dauber-uber satpol PP dari pada menjadi petani di kampung. Namun di desa-desa daerah luar pulau Jawa jumlah petani masih tidak terlalu langka.

9.Anak yang taat dan patuh kepada orang tua
Pergaulan remaja di zaman sekarang memungkinkan berkurangnya ketaatan anak kepada orang tua. Hal ini juga ditunjang kurangnya contoh tauladan yang baik dari orang tua. Namun banyak juga yang kembali taat setelah menikah dan berkeluarga.

Taat kepada orang tua merupakan sesuatu yang wajib bagi setiap anak. Orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan kita dengan setulus hati, mereka tidak pernah mengharapkan imbalan ataupu apapun itu. Dia hanya mengharapkan anaknya menjadi anak yang taat dan berbakti kepada orang tua. Dia hanya ingin yang terbaik buat kita. Terkadang kita lupa. Coba lihat di zaman sekarang ini berapa banyak kasus-kasus yang mencerminkan anak yang tidak patuh terhadap orang tua. Mulai dari hal yang kecil sampai kepada kasus-kasus yang sadis.

Cintoh seperti mahasiswa yng di amanahkan untuk kuliah tapi ternyata dia malah keluyuran kemana-mana. Sampai kepada ada seorang anak yang membunuh orang tuanya hanya karena tidak dibelikan handphone. Sungguh ironi, terkadang kita suka membentak orang tua kita yang sudah renta. Begitu juga terkadang kita minder dengan status orang tua kita hanya seorang petani. Padahal dia adalha pahlawan tanpa tanda jasa dalam kehidupan kita

10.Cinta yang tulus
Cinta yang tulus memang agak sedikit langka, terutama karena adanya tuntutan zaman yang serba materialistis. Namun cinta yang tulus masih bisa diharapkan tumbuh setelah melalui proses yang cukup lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s