Wisata rekreasi edukatif : Tanaman Hias

Lembang-Liburan ternyata tidak hanya identik dengan bersenang-senang. ternyata liburan juga bisa menjadi ajang untuk menambah ilmu pengetahuan. Rumah Bunga Rizal salah satu tempat wisata yang mengandung unsur rekreasi dan edukasi. Disini pengunjung dapat melihat berbagai koleksi bermacam anggrek, kaktus dan tanaman hias lainnya. Selain itu, di rumah bunga rizal ini juga melakukan kunjungan wisata edukasi mulai dari siswa SD hingga perguruan tinggi. “kami menyediakan tempat untuk belajar menaman, membudidayakan tanaman dan buah kepada siswa SD, sedangkan kunjungan penelitian biasanya dilakukan oleh mahasiswa jurusan pertanian”ujar Rizal, pemilik dari usaha bunga ini.Dengan mengangkat isu mengenai pemanasan global disini para siswa-siswa tersebut diajarkan bagaimana cara menanam dan membudidayakan tanaman demi kelangsungan bumi.Di tempat ini juga terdapat laboraturium penelitian dan pembudidayaan tanaman hias.

Ide ini berawal dari kecintaannya terhadap tanaman hias. lama-lama kelamaan dia bisa mengubah hobinya ini menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup prospektif. “saya membuka usaha ini 35 tahun yang lalu” tambahnya pula. dia mengaku pada awalnya ia hanya mengembangkan tanaman hias ini di areal seluas seratus meter saja. beberapa kali jatuh bangun dalam usahanya tidak membuat laki-laki paruh baya ini menyerah begitu saja. “ah gagal itu biasa, yang penting tetap semangat dalam menghadapi kegagalan itu”ujar pria lulusan teknik arsitektur UPI ini.

Rizal memulai usahanya ini dari awal, beliau belajar dari awal tentang tanaman, pengembangbiakan tanaman hingga budi daya. Beliau berujar banyak lulusan dari teknik pertanian yang justru memilih bekerja di kantor atau perusahaan dibanding membuat usaha seperti ini. “pola piker masyarakat Indonesia ini adalah setelah kuliah bagaimana caranya harus dapat bekerja di kantoran, itu lah yang membuat lapangan kerja semakin sedikit. Jiwa usaha masyarakat Indonesia masih lemah sehingga untuk membuat usaha masih kaku.

Saat ini ia telah mempunyai lahan kebun tanaman hiasnya seluas dua hektar. Pada tahun 2002, tempat ini mengubah konsep kebun produksi menjadi kebun wisata. Selain bisa melihat dan belajar mengenai tanaman hias, di tempat ini juga menyediakan aneka makanan, minuman, dan es krim yang dapat dipesan oleh pengunjung di kantin mini Konsepyang ditawarkan adalah suasana rumah yang enak untuk dinikmati bersama keluarga atau teman dekat.Dengan usaha tanaman hias ini dia bisa menyekolahkan kedua putranya hingga keperguruan tinggi dan menggaji sekitar 23 karyawannya. Lelaki asal Riau ini juga sering mengisi acara worksop, pelatihan, dan seminar tentang peluang usaha dan bisnis tanaman hias dikampus-kampus seluruh Indonesia. (oki/fahrul/job)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s